- Dugong, Lumba-lumba, Anjing Laut: Mamalia Laut yang Membutuhkan Perlindungan dari Kehilangan Habitat
Artikel ini membahas ancaman kehilangan habitat terhadap dugong, lumba-lumba, dan anjing laut, serta upaya konservasi seperti pembuatan kawasan lindung dan restorasi terumbu karang.
Artikel ini membahas strategi komprehensif pembuatan kawasan konservasi laut untuk melindungi spesies laut terancam seperti dugong dan lumba-lumba, termasuk ancaman kehilangan habitat, perburuan, dan solusi restorasi ekosistem.
Artikel ini membahas ancaman terhadap spesies laut seperti dugong, lumba-lumba, dan anjing laut akibat kehilangan habitat dan perburuan liar, serta solusi konservasi berkelanjutan.
Artikel ini membahas ancaman kehilangan habitat laut terhadap spesies seperti dugong dan lumba-lumba, serta solusi restorasi terumbu karang dan kawasan konservasi laut untuk melindungi keanekaragaman hayati.
Strategi holistik melindungi dugong, lumba-lumba, anjing laut, reptil laut, dan ekosistem terumbu karang dari ancaman perburuan dan kehilangan habitat melalui pendekatan terintegrasi.
Artikel ini membahas ancaman terhadap satwa laut seperti dugong, lumba-lumba, dan anjing laut akibat kehilangan habitat dan perburuan liar, serta upaya konservasi global yang dilakukan.
Restorasi terumbu karang menjadi solusi kritis untuk melindungi dugong, lumba-lumba, dan satwa laut lainnya dari ancaman kehilangan habitat, perburuan, dan degradasi ekosistem laut.
Artikel ini membahas pentingnya konservasi buaya air asin dan aligator, ancaman yang mereka hadapi seperti kehilangan habitat dan perburuan, serta upaya perlindungan melalui kawasan konservasi dan restorasi ekosistem.
Dugong, mamalia laut yang sering disebut 'sapi laut', menghadapi ancaman serius dari kehilangan habitat, perburuan, dan perubahan iklim. Artikel ini mengungkap 10 fakta menarik tentang hewan ini dan upaya konservasi yang dilakukan.
Artikel ini membahas dampak perburuan untuk perdagangan terhadap populasi aligator dan buaya air asin, serta ancaman serupa pada spesies laut seperti dugong, lumba-lumba, dan anjing laut, disertai solusi konservasi.